Kidz Zaman Now

Kids Zaman Now. Pasti pada tahu kan tentang caption yang lagi menjadi viral itu atau yang lebih gaul lagi “kids jaman now”. Kids zaman now yang bisa kalian lihat seperti anak-anak yang memakai gadget-gadget canggih, permainan online yang selalu menjadi pusat hiburan, bahkan cara anak-anak sekarang bersekolah pun sudah seperti pemain sinetron sekolahan. Mungkin di era sekarang dari yang muda sampai yang tua pun pasti sedang merasakan euforia zaman now itu. 

Tidak seperti pondok pesantren yang lain, pondok kami Pondok Modern Al Muttaqin tidak kalah kerennya. Namanya saja pondok modern, hari-hari ada saja tingkah laku santriwan santriwati yang ingin bersama membangun dan memajukan pondok yang berdiri di Buper, Jayapura ini. 

 

Pondok Modern Al Muttaqin adalah satu-satunya pondok pesantren “modern” di Jayapura. Ga bakalan nyesel deh kalau sudah masuk pesantren modern ini. Pondok ini juga bisa berhasil dan terus bertahan berkat usaha dan kerja keras dari ustadz dan ustadzah kami.

Berawal dari tahun 2007 yang hanya memiliki 15 santri, kini Al Muttaqin telah memiliki sekitar kurang lebih 200 santri dan telah meluluskan 5 angkatan. Pondok ini menjadi semakin ramai dengan adanya berbagai macam kegiatan yang menghiasi kehidupan santri di pondok yang di adakan tiap hari. 

Mungkin banyak yang beranggapan pondok pesantren itu “cupu” yang cuma tau mengaji dan hal-hal yang berbau keibadahan saja. Padahal yang kami rasakan di pondok ini selain memperdalami keibadahan kami juga belajar tentang kehidupan. Hidup bersama dengan teman-teman dari latar belakang yang berbeda-beda membuat kami paham arti dari hidup bersosial, menjadi pribadi yang disiplin tepat waktu, pendidikan tentang kepemimpinan yang selalu kami dapatkan pada organisasi-organisasi di pondok, serta berbagai macam ketrampilan yang sangat banyak kami pelajari di pondok ini. 

Setiap tahun Pondok Modern Al Muttaqin menampilkan kreasi seni yang dikemas secara apik dalam acara “Apresiasi Seni” sebagai ajang berdakwah melalui kesenian dan ketrampilan di atas panggung. Dan adapula yang baru saja digelar yaitu “Folksong Among Hostels 2017” yang menampilkan kolaborasi lagu dan tarian setiap asrama dan itu menggunakan instrumen musik zaman sekarang. 

Dari cara kami berpakaian pun amat sangat rapi. Contohnya saja setiap hari senin ketika jam pelajaran kami mengenakan jas almamater kebanggan kami dan berpeci bagi santri putra. Untuk santriwati demi menjaga aurat rambut kami diwajibkan menggunakan ciput agar tidak kelihatan aurat rambut kami. Ah, sebuah pendidikan yang mungkin akan susah didapatkan di sekolah-sekolah lain. Dari setiap gerak-gerik kami adalah pendidikan. Apa yag kami lihat, dengar, rasakan semua adalah pendidikan bahkan tidur kami merupakan pendidikan. Keren bukaan… 

Inilah yang dinamakan kids zaman now atau “Santri Zaman Now”. Santri yang selalu siap menghadapi perkembangan zaman dengan keahlian ilmunya di bidang masing-masing dengan bekal ibadah yang mereka miliki. 

By: Nurul Juniati kelas 12